ረቡዕ 28 ሜይ 2014

Miss You Dimas


Lagi2 aku merindukannya sebut saja dia Dimas.Pria yang pernah bersamaku 2 tahun yang lalu,Pria berkacamata yang usianya 10 tahun lebih tua dariku.
yah kurasa wajar saja aku menyukainyaa dan sempat mengizinkannya bertahta di hatiku,kondisinya  masih perfect meski sebenarnya sudah seken,seken??..yah seken..!!

Aku sudah mengenalnya sebelum akhirnya aku sempat memilihnya  untuk merajai hatiku,hatiku lah yang memilihnya.yahh hatiku yang memilihnya,aku tidak sempat menanyakan hal ini pada otakku. karena aku tahu bagaimana cara pikir otakku,sombong,selalu berpikir bahwa segalaa sesuatunya ada di bawah kendalinya,seolah tak ada yang merajai dunia,selalu perfectionis terhadaap apaapun tanpa sadar bahwa pemiliknya sangat jauh dari perfect.

Aku masih mengesampingkan apaa yang diusulkan otakku,aku menikmati setiap pertemuanku dengannya.dia benar2 memiliki hatiku.aku luluh dengan pesonanya,damai dengan tuturnya,aku menemukan semua rasa indah darinya,

Namun hatiku terlalu lemah,suatu hari otakku mengalahkannya,mengeluarkan semua argumennya,dan hatiku hanya berdiam menangis,aku benci ini,aku benci pertengkaran ini,karena aku pun hanya bisa diam menyaksikan,dan mengakui bahwa otakku memeng benar.
pertengkaran yang mengakiri semuanya,mengakiri kejayaan Dimas di hatiku,hatiku masih menggapnya raja namun otakku telah melucuti baju kebesarannya,Dimas telah pergi..

Dimas bukanlah seseorang yang buruk,Dia sangat taat beragama,baik,sopan,penampilannyaa tak jaauh dengan Pradikta Wicaksono,tau kan??tau dong,hanya saja dia seorang duda,yang di usiaku waktu itu aku tidak mungkin membawanya ke dunia nyata,dimana orang2 seusiaku sibuk dan berlomba2 memamerkan betapa kece gandengan mereka.aku tidak mungkin menggandeng seorang Pria dengan kemeja,dasi dan jasnya,ini akan terlihat seperti aku cewek bayaran.

Aku berusaha tidak menyesali keputusan ini,namun hatiku masih saja menganggapnya raja,sampai saat ini,setelah 2 tahun,entahlah,aku belum atau mungkin sudah tidak bisa jatuh cinta lagi.yang jelas aku saaaangatttttttttttttttttt merindukannya saat ini,setelah mendengar suara Pradikta Wicaksono.